knp smua yg we rasain SAKIT….!!
knp hati ini sllu pnuh rsa sakit .. rsa yg gag bza d’smbuhin
tnpa permintaan maaf sja ……….????
prnh gag sii lw ngrsain rsa sakit yg bgitu dlm???
jjr we cinta bgt ma lo ..
hnya lo yng da di
knp smua yg we rasain SAKIT….!!
knp hati ini sllu pnuh rsa sakit .. rsa yg gag bza d’smbuhin
tnpa permintaan maaf sja ……….????
prnh gag sii lw ngrsain rsa sakit yg bgitu dlm???
jjr we cinta bgt ma lo ..
hnya lo yng da di
Hai… temen temen ikutin kisah cerita ini yaaa…
Waktu gw lagi liburan pass pergi ke Bandung waktu itu malem2 truss pada kecapean, di sebuah jalan yang sangat sepiii dan serem ada sebuah tempat yang miriiip banget sama restoran, trusss kita2 nih masuk untuk makan2 disana. Tempatnya biasa aja kaya restoran, ada pelayan, ada kasir, dan bangku2 deh. Tapi anehnya disana tuh gk ada pengunjungnya selain gw and family. Saudara gw mesennya mie goreng, sedangkn gw gk mesen apa2. Supirnya itu yang tadi nyetirin gw and family malah minta kopi doankzzz and gk turun dari mobil. Gw tuh pas lg maw ngambil air wudhu untuk shalat bersama keluarga. Setelah mengambil air wudhu gw ngomong sama pelayannya.
Gw: Mba… ada sarung gk bwat shalat?
Pelayannya: ………….. (gk menjawab)
Pelayannya tuh aneh bgt ya kata gw dalem hati, akhirnya si pelayan tadi tuh nunjukin ke gw dmana tempat sarung and mukenah. Trusss saudara gw yang cewe bilang…
Saudara Gw: Eh kok mukenahnya warnannya gini sih??
Gw: Waduuuh… kg taw tuh mungkin bekas kena cat doank…
Saudara GW: Oooo….
Setelah gw selsai shalat gw maw makan tapi udah pada selesai semua makannya.Ya udah gw gk jadi makan… truss pelayannya tadi dipanggil sama ORTU gw and nanyain jumlah harga semua yg di pesen. Orang di kasir itu terlihat pucat dan kulitnya tidak berwarna seperti manusia normal…. Aduuuhhh… gw ngliatnya jadi serem bgt deh… pass gw kluar dari restonya, supirnya ketiduran truss ngliat disamping kiri kanannya, gk ada siapa2 pas gw masuk ke mobil.
Supir: Mas… dari mana???
Gw: Dari restoran… itu yg disebelah lu.
Supir: Yang mana sih???? Kok gw gk liat?? Itu kan cuma kuburan!!
Truss gw kucek2 mata pake air… setelah gw sadar baruuu deh gw liat wujud restoran itu yang sebenrnya… Setelah beberapa jam kita melanjutkan kembali perjalanannya… eh gw ngeliat sesosok wanita di depan mobil gw lagi gendong anak kecil… mampoossss deh… gw mereeem aja deh…
perasaan disebelah gw tuh ada wanita yang tadi gw liat pas gw melek… ternyata emang bener di kaca mobil gw liat ada kepala dgn wajah yang nyeremin bikin bulu kuduk gw merindinnggg. Trusss gw tidur sampe pagi and gk bangun-bangun sebelum ada matahari…
Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) adalah orang yang diakui oleh UU sebagai warga negara Republik Indonesia. Kepada orang ini akan diberikan Kartu Tanda Penduduk, berdasarkan Kabupaten atau (khusus DKI Jakarta) Provinsi, tempat ia terdaftar sebagai penduduk/warga. Kepada orang ini akan diberikan nomor identitas yang unik (Nomor Induk Kependudukan, NIK) apabila ia telah berusia 17 tahun dan mencatatkan diri di kantor pemerintahan.
Kewarganegaraan Republik Indonesia diatur dalam UU no. 12 tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. Menurut UU ini, orang yang menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) adalah
Selain itu, diakui pula sebagai WNI bagi
Berbeda dari UU Kewarganegaraan terdahulu, UU Kewarganegaraan tahun 2006 ini memperbolehkan dwikewarganegaraan secara terbatas, yaitu untuk anak yang berusia sampai 18 tahun dan belum kawin sampai usia tersebut.
Pada tanggal 14 Agustus 1945 Jepang menyerah kepada Sekutu. Tentara dan Angkatan Laut Jepang masih berkuasa di Indonesia karena Jepang telah berjanji akan mengembalikan kekuasaan di Indonesia ke tangan Belanda. Sutan Sjahrir, Wikana, Darwis, dan Chaerul Saleh mendengar kabar ini melalui radio BBC. Setelah mendengar desas-desus Jepang bakal bertekuk lutut, golongan muda mendesak golongan tua untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Namun golongan tua tidak ingin terburu-buru. Mereka tidak menginginkan terjadinya pertumpahan darah pada saat proklamasi. Konsultasi pun dilakukan dalam bentuk rapat PPKI. Golongan muda tidak menyetujui rapat itu, mengingat PPKI adalah sebuah badan yang dibentuk oleh Jepang. Mereka menginginkan kemerdekaan atas usaha bangsa kita sendiri, bukan pemberian Jepang.
Soekarno dan Hatta mendatangi penguasa militer Jepang (Gunsei) untuk memperoleh konfirmasi di kantornya di Koningsplein (Medan Merdeka). Tapi kantor tersebut kosong.
Soekarno dan Hatta bersama Soebardjo kemudian ke kantor Bukanfu, Laksamana Maeda, di Jalan Imam Bonjol no. 1. Maeda menyambut kedatangan mereka dengan ucapan selamat atas keberhasilan mereka di Dalat. Sambil menjawab ia belum menerima konfirmasi serta masih menunggu instruksi dari Tokyo. Sepulang dari Maeda, Soekarno dan Hatta segera mempersiapkan pertemuan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada pukul 10 malam 16 Agustus keesokan harinya di kantor Jalan Pejambon No 2 guna membicarakan segala sesuatu yang berhubungan dengan UUD yang sehari sebelumnya telah disiapkan Hatta.
Sehari kemudian, gejolak tekanan yang menghendaki pengambilalihan kekuasaan oleh Indonesia makin memuncak dilancarkan para pengikut Syahrir. Rapat PPKI pada 16 Agustus pukul 10 pagi tidak dilaksanakan karena Soekarno dan Hatta tidak muncul. Peserta rapat tidak tahu telah terjadi peristiwa Rengasdengklok.
Saya ingin menyampaikan kepada adik-adik saya di luar sana yang memiliki keinginan untuk menutut ilmu di universitas yang menyandang nama negeri ini. Melangkahlah! Jangan sampai masalah akademis ataupun finansial menjadi penghalang kalian, selama kalian punya keinginan yang kuat untuk terus melaju, tak ada yang akan menghalagi langkah kalian, Percayalah..,
Karena takdir akan menunjukkan sifatnya yang hakiki, bahwa ia akan memihak kepada orang-orang yang berani . Saya melihat adanya beberapa kesalahpahaman bagi mereka ynag mengundurkan niatnya untuk masuk UI,ataupun untuk bisa melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi, karena dulu saya juga hampir mengalami hal tersebut.
Pertama, masalah akademik, banyak orang yang mengundurkan diri karena mereka mengira bahwa diri mereka tidak cukup pintar. Sayapun dulu berfikiran seperti itu, dengan ratusan ribu pendaftar hanya beberapa ribu yang diterima, dan saya yakin pesertanya bukanlah orang-orang sembarangan.
Memang hal tersebut cukup membuat mental saya jatuh pada waktu itu. Namun sekarang saya paham bahwa sebenarnya untuk bisa lolos di perguruan tinggi negeri, sebenarnya tidak ada trik yang terlalu spesial ataupun menunggu dirimu yakin bahwa kau cukup pintar untuk bisa lolos, intinya adalah belajar dan berdo’a. saya masih ingat ketika itu saya baru membeli buku latihan soal satu bulan sebelum mengikuti test dan baru mengikuti bimbimngan belajar 2 minggu sebelum pelaksanaan test.
Selamat Datang di Pendidikan Network
Network ini dimaksudkan untuk merangkum informasi yang berhubungan dengan perkembangan pendidikan yang terjadi dan untuk menyajikan sumber umum serta jaringan komunikasi forum) bagi administrator sekolah, para pendidik dan para peminat lainnya. Tujuan utama dari homepage ini adalah sebagai wadah untuk saling berhubungan yang dapat menampung semua sektor utama pendidikan.
Isinya homepage-homepage di-update hampir setiap hari.
Kalau Anda Pelajar, Pendidik, Alumni, atau Masyarakat yang peduli pendidikan mohon mendaftar di:
SLTP.Net atau SLTA.Net atau PTHP.Net
serta membuat hubungan (link) baru dalam jaringan komunikasi pendidikan.
Supaya kita dapat membentuk reformasi pendidikan di Indonesia suara Anda perlu diperdengarkan. Mohon kunjungi Forum-Forum, Tempat Saran, dan bagian Aspirasi Kita dan menulis saran dan aspirasi Anda.
Mengapa Membuat Pendidikan Network?
Hal ini diharapkan bahwa dengan menyajikan 6 situs sendiri-sendiri yang pada masing-masingnya mudah diingat oleh Anda dan dapat berperan, serta dihubungkan dengan situs Pendidikan Net (ke7) kita dapat memulai menigkatkan pendidikan di Indonesia. Dengan ini kita dapat menghimpun pengetahuan dan sumber- sumber yang kita miliki. Semua saran, artikel, berita, dan informasi yang didaftarkan (termasuk alamat e-mail) Anda dapat dibaca (diakses) dari tiga-tiganya situs sektor pendidikan (SLTP.Net, SLTA.Net, & PTHP.Net) maupun dari Pendidikan.Net sendiri. Misalnya dari homepage SLTP.Net Anda dapat masuk langsung dan membaca sarannya dari Dosen di PTHP.Net. Dengan network ini komunikasi antara semua sektor dapat dibagi (sharing). Semoga dengan “sharing” ini kita dapat bekerjasama dan memulai membentukkan perkembangan pendidikan yang sangat menguntungkan pelajar, pendidik, dan masyarakat kita.